Kesenian Gresik

kesenian

kesenian gresik merupakan pusat kebudayaan dan seni kota Gresik. Kehadirannya memberikan identitas tersendiri bagi kota tersebut.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi prosesi pengantin Kemanten Joli sebagai tradisi budaya di Gresik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi, wawancara dan analisis dokumen.

Tradisi Budaya

Kota Gresik berbeda dengan lentera budaya yang bertumbuh semakin muda. Lentera Damar Kurung merupakan salah satu produksi tersebut. It is a typical cultural product that has recorded the history of Gresik civilization since Hindu-Budha times. This study is a qualitative research with the method of in-talk-interaction and text ethnography. Its purpose is to understand the meaning of symbol in the decorative of Damar Kurung painted by Masmundari and to identify gender role perempuan Jawa.

Lentera Damar Kurung asal Gresik merupakan salah satu dari sekian banyak tradisi budaya yang masih hidup di Gresik hingga saat ini. Merupakan kesenian tradisional yang menceritakan kehidupan dan kebudayaan kota Gresik. Penting bagi masyarakat setempat untuk melestarikan warisan ini dan meneruskan keberadaannya.

Bea Cukai

Customs in kesenian gresik telah dilaksanakan dengan mengemudikan komunikasi antara masyarakat daerah Gresik. Anggota masyarakat telah memiliki tradisi lokal yang bernegosi dengan nilai-nilai kerukunan.

Ini adalah salah satu bentuk kultur khusus dari daerah Gresik. Penelitian ini membahas kapsul sosiologi seni religi Hadrah terhadap keberadaan masyarakat Gresik tersebut.

Menurut literatur kualitatif, tradisi lokal tersebut memukan nilai-nilai diberitakan oleh pengacara masyarakat. Tradisi lokal tersebut adalah salah seorang gambar yang dikeluarkan pada kawasan yang diberitakan oleh pengacara pemakaman saat mereka melakukan pertunjukan. This enables the masyarakat to communicate with each other despite rasminya disebabkan oleh tradisi yang ketat. This is one of the reasons why tradisi lokal tersebut dapat dinikmati kapan saja.

Makanan

Di kota Gresik terdapat berbagai warung yang menjual jenang ayas, makanan etnik yang berasal dari Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah label dan kemasan jenang ayas dapat mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Untuk melakukan hal tersebut, digunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami peran kesenian gresik dalam pembentukan identitas pada perempuan Jawa. Penelitian ini didasarkan pada teori konstruksi sosial yang mengemukakan bahwa proses pembentukan identitas dimulai dari serangkaian aktivitas budaya di rumah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan Jawa menggunakan riasan wajah untuk membentuk identitasnya sebagai simbol penghormatan dan penerimaan terhadap norma-norma sosial kesenian gresik.

Musik

Masmundari, adalah seorang penyaji musik terbaik di wilayah Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa ikon tersebut memang berupaya untuk kebebasan kerja musik, bersama dengan ikon yang ditambahi oleh rakyat.

Tarian khas Gresik adalah kesenian tradisional yang paling tinggi di Desa Raci Kulon, Sidayu. Alat musik tradisional tersebut adalah gendang, kenong, dan tanjidor mengiringi keelokan para penari.

Tarian khas Gresik memuat nilai-nilai yang mempengaruhi potensi untuk kebebasan masyarakat. Buku ini adalah tujuan yang bertujuan untuk membuat perkembangan yang lebih baik dan sama seperti kesenian tradisional. Itu menyatakan bahwa tradisi lokal adalah memungutan nilai-nilai potensi untuk keruguan yang harus dilakukan oleh hak asasi manusia. Sesuai kata, seorang penyaji yang mewakili 33 provinsi di Indonesia melakukan latihan rutin setiap hari.

Menari

Various tradisional khas Gresik masih bisa dijumpai sekarang. Salah satu tradisi yang masih berlaku adalah Pasar Bandeng. Tradisi tersebut menyimpan potensi budaya dan kekuatan lokal keberangkatan khusus kelurahan Gresik.

Tradisi tersebut berdasarkan teori dan teknik pengumpulan data, diperoleh berupa koreografi tari Rancangkapti Karya Lusianah di Kabupaten Gresik. Keabsahan data dikembangkan melalui teknik analisis teoritis yaitu triangulasi sumber, triangulasi keabsahan data, dan triangulasi waktu.